Beranda > menulis > Perjalanan Hidup Sesungguhnya

Perjalanan Hidup Sesungguhnya

Pada saat engkau mati janganlah kau bersedih,
jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu
karena orang-orang islam akan mengurus jasadmu
mereka akan melucuti pakaian mu,memandikan mu dan mengkafani mu
lalu membawamu ketempatmu yang baru ya itu kuburan
Akan banyak orang yang akan mengantarkan jenazah mu
bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaannya untuk ikut menguburkanmu dan mungkin banyak yang sudah tidak lagi memikirkan nasehatmu pada suatu hari

Barang-barangmu akan dikemas kunci-kuncimu, koper-kopermu, buku-bukumu sepatumu dan pakaianmu
Jika keluargamu setuju, barang-barangmu itu akan disedekahkan yang akan bermanfaat buat kamu
yakinlah dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dengan kepergian kamu
ekonomi akan tetap berlangsung,
posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain,
hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu sedangkan kamu,
kamu akan di hisab dan diperhitungkan untuk yang kecil dan yang besar dari hartamu

Kesedihan atasmu ada 3
Orang yang mengenalmu sekilas akan berkata “kasihan”
kawan-kawanmu akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka akan kembali seperti sedia kala dan tertawa tawa lagi
begitu juga anak-anakmu

Dirumah ada kesedihan yang mendalam, keluargamu akan bersedih seminggu dua minggu,sebulan dua bulan dan mungkin sampai setahun selanjutnya mereka akan meletakkanmu dalam arsip kenangan, demikianlah kisahmu telah berakhir ditengah-tengah manusia.dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai yaitu AKHIRAT

Telah musnah kemuliaan,habis harta, kesehatan,bahkan anak telah engkau tinggalkan rumah,istana dan keluarga tercinta kini hidup sesungguhnya telah dimulai.

Pertanyaannya adalah apa persiapanmu untuk kubur dan akhiratmu?

Hakekat ini memerlukan perenungan usahakan dengan sungguh-sungguh.
menjalankan kewajiban hal-hal yang disunahkan sedekah secara rahasia.
Merahasiakan amal soleh, sholat malam sendirian semoga saja engkau selamat.
Andai engkau sekarang masih hidup maka perbaikilah hidupmu saat ini juga.
dikutip dari : Syeh ali tantowi

Admin http://jaketbintaro.com

Kategori:menulis Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: